Tugas Pokok Dan Fungsi Karang Taruna

Pentingnya Karang Taruna didalam sebuah pemerintahan desa dalam mempersatukan pemuda desa, dan menjaga serta mendidik pemuda desa, untuk itu pada kesempatan kali ini admin akan membahas seputaran artikel yang berhubungan dengan karang taruna dengan judul Tugas Pokok Dan Fungsi Karang Taruna pada kesempatan sebelumnya admin  juga telah membahas seputaran artikel yang berkaitan dengan karang taruna dengan judul "Contoh Program Kerja Karang Taruna  jangan lupa dibaca ya sobat "

Karang Taruna merupakan wadah pemuda dalam suatu desa, jika suatu Desa tidak memiliki organisasi karang taruna maka jalanya pemerintah desa dalam melaksanakan kewajiban serasa pincang, engan adanya karang taruna maka banyak hal yang bisa membantu jalannya pemerintahan desa karena karang taruna bisa menyatukan pemuda yang ada dalam desa.

Banyak sekali fungsi dan manfaat karang taruna yang ada didalam suatu Desa, contohnya karang taruna bisa mampu menyatukan pemuda desa karena karang taruna sebagai wadah pemuda, karang taruna bisa membantu kerja bakti/gotong royong, karang taruna bisa menjadi pelindung Desa disaat ada ancaman dari luar desa yang ingin mengganggu. karang taruna bisa membantu pendapatan asli Desa (PAD), karang taruna siap membantu pemerintah desa dalam segi apapun jika desa membutuhkan. dan masih banyak lagi fungsi karang taruna seperti dalam bidang pendidikan olah raga seni dll. untuk itu disarankan bagi setiap desa yang belum mempunyai organisasi karang Taruna dimohon untu segera membentuk keorganisasian karang taruna didalam  suatu Desa.


Setiap Karang Taruna mempunyai tugas pokok secara bersama – sama dengan Pemerintah dan komponen masyarakat lainnya untuk menanggulangi berbagai masalah kesejahteraan sosial terutama yang dihadapi generasi muda, baik yang bersifat preventif, rehabilitatif, maupun pengembangan potensi generasi muda di lingkungannya.



Untuk itu pada kesempatan kali ini admin akan mencoba mengutip inti dasar dari pada Fungsi Karang Taruna yang dirumuskan dalam Pemensos RI Nomor 77 Tahun 2010 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna adalah:
  1. Penyelenggara Usaha Kesejahteraan Sosial; 
  2. Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan bagi masyarakat; 
  3. Penyelenggara pemberdayaan masyarakat terutama generasi muda di lingkungannya secara komprehensif, terpadu dan terarah serta berkesinambungan; 
  4. Penyelenggara kegiatan pengembangan jiwa kewirausahaan bagi generasi muda di lingkungannya; 
  5. Penanaman pengertian, memupuk dan meningkatkan kesadaran tanggung jawab sosial generasi muda; 
  6. Penumbuhan dan pengembangan semangat kebersamaan jiwa kekeluargaan, kesetiakawanan sosial dan memperkuat nilai – nilai kearifan lokal dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia; 
  7. Pemupukan kreativitas generasi muda untuk dapat mengembangkan tanggung jawab sosial yang bersifat rekreatif, kreatif, edukatif, ekonomis produktif dan kegiatan praktis lainnya dengan mendayagunakan segala sumber dan potensi kesejahteraan sosial di lingkungannya secara swadaya; 
  8. Penyelenggaraan rujukan, pendampingan dan advokasi sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial; 
  9. Penguatan sistem jaringan komunikasi, kerjasama, informasi dan kemitraan dengan berbagai sektor lainnya; 
  10. Penyelenggara usaha – usaha pencegahan permasalah sosial yang aktual.
Dari berbagai macam pengertian Tugas Pokok Dan Fungsi Karang Taruna yang telah dikemukakan oleh Pemensos RI Nomor 77 Tahun 2010, dapat disimpulkan bahwa Karang Taruna Suatu desa disini sangat berperan aktif didalam mengembangkan kemajuan suatu desa. karena peran karang taruna disini bukan hanya sebagai penonton tetapi sebagai penyelenggara suatu kegiatan baik dalam bidang pemberdayaan, Usaha, Pelatihan, Penumbuhan bakat pemuda, Keagamaan,Olah raga, seni dan lain-lain.

Baca Juga : "Cara membuat sistematika penulisan pendahuluan Latar belakang proposal atau makalah

Untuk itu diharapkan bagi pemerintah desa, bisa bekerjasama dengan Karang taruna yang ada dalam sebuah Desa, karena kemajuan suatu desa terletak dipundak generasi muda, jadi jika generasi muda yang ada didalam suatu desa, mempunyai bakat, wawasan yang modern, dan budi pekerti yang luhur. jelas kemajuan suatu desa tersebut akan menjadi lebih maju dari desa-desa lainnya. dan diharapkan kepada pemerintah desa mau bekerja sama dalam bidang apapun terkait masalah program kerja instansi tersebut. semua itu demi kemajuan bersama.

Demikian Ulasan Artikel mengenai Tugas Pokok Dan Fungsi Karang Taruna. semoga bisa bermanfaat bagi para pengunjugnsemuanya dan jangan lupa untuk membaca artikel artikel menarik lainnya dari blog yang sederhana ini terimaksih.

Contoh Program Kerja Karang Taruna

Karang Taruna Bisa diartikan secara singkat sebagai Wadah Pemuda. dan bisa diartikan secara maksud dan tujuan Karang Taruna adalah suatu organisasi Pemuda yang bertujuan untuk menjadikan pemuda yang mandiri,kreaktif,dan berbudi Pekerti luhur. pada kesempatan kali ini admin akan membahas seputaran artikel yang berjudul Contoh Program Kerja Karang Taruna dan pada kesempatan sebelumnya admin juga telah membahas seputaran artikel yang berjudul "Cara membuat sistematika penulisan pendahuluan Latar belakang proposal atau makalah" jangan lupa dibaca ya artikelnya
 

Karang Taruna lahir pada tanggal 26 September 1980 di Kampung Melayu, Jakarta. Kelahiran gerakan ini merupakan perwujudan semangat kepedulian generasi muda untuk turut mencegah dan menanggulangi masalah kesejahteraan sosial masyarakat, terutama yang dihadapi anak dan remaja di lingkungannya.

Kepedulian tersebut diwujudkan dalam bentuk kegiatan – kegiatan pengisian waktu luang yang positif seperti rekreasi, olah raga, kesenian, kepanduan, pengajian dan lain – lain bagi anak – anak yatim, putus sekolah, tidak sekolah, yang berkeliaran, main kartu dan lain – lain yang pada umumnya berasal dari keluarga miskin. Dalam perjalanannya, Karang Taruna mengalami perkembangan yang cukup pesat, baik jumlah maupun program kegiatannya. Hingga saat ini Karang taruna tumbuh di setiap kelurahan dan desa di wilayah Indonesia.
 

secara garis besar Program kerja Karang Taruna dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu : Program kerja jangka pendek, program kerja jangka menengah, dan program kerja jangka panjang. dan untuk lebih jelasnya mengenai program kerja karang taruna simak ulasan berikut
 

1. Program jangka panjang seperti : Kelompok kerja usaha ternak sapi, Kelompok kerja usaha ternak ikan air tawar, Rehabilitasi rumah tidak layak huni, Musyawarah penggagasan tentang MTS BPD

2. Program jangka menengah seperti : Bakti penimbunan jalan, Penggalangan untuk pondasi Gedung Balai Desa, Pam swakarsa

3. Program jangka pendek seperti: Swiping malam, Bakti social

Ditinjau dari sisi Pentingnya Karang Taruna maka Program kerja karang taruna bisa diuraikan secara khusus sebagai berikut :




Baca Juga : Tugas Pokok Dan Fungsi Karang Taruna

Program kerja karang Taruna Bidang Kesekretariatan

1. Mengadakan pertemuan rutin tiap 1 bulan sekali.
2. Mengadakan komunikasi dan konsultasi dengan pihak – pihak terkait dalam menyelenggarakan suatu kegiatan untuk kelancaran dan hasil yang memuaskan.
3. Mengadakan evaluasi kerja untuk hasil yang lebih baik
4. Mengikuti forum komunikasi / pertemuan karang taruna di tingkat Desa
5. Pengadaan Seragam Karang Taruna (PDH, PDL, Kaos Polo, T - Shirt, dll )

Program Kerja Karang Taruna Bidang Lingkungan Hidup dan parawisata

1. Mengadakan progam penghijauan tanam pohon pinggir jalan pada Lokasi Masyarakat
2. Membuat kebun pemuda yang akan direncanakan di tanami buah naga dan pisang dan hasilnya bisa untuk menambah sumber khas dana pemuda
3. Membuat kolam ikan sekaligus kolam tersebut bisa di pergunakan untuk fasilitas perlombaan nantinya. Seperti lomba ketankasan bersepedah, lomba memancing dan lain sebagainya.
4. Membantu penimbunan jalan yang rusak

Program Kerja Karang Taruna Bidang Olahraga

1. Membantu Pembuatan lapangan-lapangan voli dan lapangan footsal. serta rehabilitasi jika ada kerusakan sarana dan prasarana olah raga yang kurang memadai.
2. Membantu Pengadaan peralatan olahraga.
3. Membantu pengembangan dan pengawasan olah raga bela diri seperti taicondo dan beladiri SH serta bela diri lainnya di Desa Debowae
4. Mengadakan Lomba serta memeriahkan peringatan 17 agustus seperti membuat lomba footsal, bola voly, badminton, panjat pinang dan lain-lain.
5. Membantu bakat-bakat para pemuda dan pemudi dalam bidang olahraga baik materil maupun moril jika ada perlombaan turnamen/ tingkat kecamtan

Program Kerja Karang Taruna Bidang Seni Budaya & Kreativitas

1. Membantu pengembangan seni seperti kuda lumping janger dan seni-seni lainya baik dari segi promotor dan lain sebagainya agar seni budaya desa debowae bisa berkembang pesat baik di dalam desa maupun luar desa.
2. Membantu Mengecat patok merah putih pada perayaan hari 17 agustus dan juga, memasang bendera hias serta membuat patok merah putih pada lokasi-lokasi kosong di Desa Debowae.

Program Kerja Karang Taruna Bidang Hubungan Masyarakat

1. Sosialisasi karang taruna & program – program kerja karang taruna ke masyarakat.
2. mendistribusikan proposal permohonan bantuan dana kepada para donatur.
3. Penjaringan informasi masyarakat dan pemuda untuk sebagi saran dan evaluasi.

Program Kerja Karang Taruna Bidang Keamanan

1. Menjaga keamanan atar umat beragama dalam menunaikan ibadah menurut kepercayaanya masing-masing.
2. Pam swarkarsa / jaga malam
3. Swiping / penertiban kos-kosan
4. Razia minuman beralkohol terutama pada bulan suci Ramadhan
5. Pengamanan Pesta muda mudi Desa Debowae
6. Pengamanan turnamen didalam Desa atupun luar Desa Debowae
7. Penertiban menjelang hari besar keagamaan
8. Menjaga ketertiban kendaraan contohnya seperti dalam melaksanakan ibadah takbir dan sholat jumat serta lain-lain sebagainya.

Program Kerja Karang Taruna Bidang Kewirausahaan / usaha dana

1. Usaha penggalangan dana pada pesta pernikahan.
2. Usaha penggalangan dana pada kasus pemukulan
3. Usaha membuat kebun pemuda
4. Usaha membuat kolam ikan
5. Tarikan atau iuran pasar 1 minggu 1 kali
6. Penggalangan dana mau menjelang 17 agustus
7. Iuran kelapa kepada pemuda sebulan sekali minimal 2 buah

Program Kerja Karang Taruna Bidang Pengabdian Masyarakat

1. Mengadakan kegiatan kerja bakti di desa
2. Mengadakan kegiatan kerja bakti di tempat-tempat ibadah
3. Mengadakan kegiatan Donor Darah ke PMI.

Program Kerja Karang Taruna Bidang Publikasi & Dokumentasi

1. Pendokumentasian kegiatan karang taruna.
2. Pengadaan Papan Nama, logo, Stempel, Baliho, Spanduk, Banner, Poster karang taruna.
3. Pembuatan, Blog(situs/web), dan akun media sosial, karang taruna di internet
4. Mendaftarkan tempat / lokasi-lokasi penting di Peta Online Dunia. ( google MAPS ) Seperti tempat –tempat pendidikan, tempat ibadah, Kantor Desa, dan lain-lain.

Program Kerja Karang Taruna Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia

1. Mengadakan Pelatihan outbound untuk anggota karang taruna.
2. Mengadakan kegiatan Wisata Edukasi.


Program Kerja Karang Taruna Bidang Kerohanian
 

1. Agama Islam seperti membantu penertiban : Kegiatan istigoshah, Yasinan, Magrib mengaji, Khotmil quran
2. Agama Hindu  seperti
membantu penertiban : Sekolah minggu dan  ibadah-ibadah lainya
3. Agama Budha Seperti
membantu penertiban : Sekolah minggu, Ibadah anjang sono dan lain lain
4. Agama Keristen
Seperti membantu penertiban : Ibadah minggu, dan ibadah-ibadah lainya

Demikian Ulasan singkat mengenai  Contoh Program Kerja Karang Taruna semoga bermanfaat bagi para pengunjung semua, dan jangan lupa untuk membaca artikel lainya dari blog yang sederhana ini terimakasih.

Cara membuat sistematika penulisan pendahuluan Latar belakang proposal atau makalah

Oke sobat pengunjung blogger yang budiman, membuat sistematika pendahuluan atau latar belakang, memang terlihat mudah dan gampang bagi yang telah tahu dalam sistematika penulisannya, tetapi jika kita belum mengetahuinya pasti sedikit bingung dan jurusnya akhirnya adalah copi paste dari artikel yang bertebaran diinternet, tanpa mengetahui sistematika penulisannya. pad kesempatan kali ini admin akan mencoba membahas artikel dengan judul Cara membuat sistematika penulisan kata pendahuluan Latar belakang  proposal atau makalah dan pada kesempatan sebelumnya admin juga telah membahas seputara artikel yang berjudul Pengertian dan Manfaat Bahan Tambahan Pangan (BTP) bagi yang membutuhkan bisa langsung dibaca

Sistematika penulisan adalah suatu tata cara merangkai kata, letak dan isi kalimat, didalam menulis agar sesuai dengan maksut dan fungsi pembuatan tujuan. jadi sistematika penulisan pendahuluan Latar belakang  proposal atau makalah adalah tata cara merangkai kata, letak dan isi kalimat didalam menulis agar sesuai dengan maksut dan fungsidari pada pembuatan proposal atau makalah.

Tujuan daripada pembuatan Pendahuluan dan latar belakang sendiri adalah, kita mampu mengungkapkan gambaran secara umum dan secara khusus, dari atas sampai bawah secara detail dan real dengan jelas,  untuk menjadikan alasan kita mengajukan sebuah proposal dengan penulisan yang baik dan sesuai sistematika.

untuk tidak membuang waktu lagi mari kita bahas secara tuntas gimana sih Cara membuat sistematika penulisan pendahuluan Latar belakang  proposal atau makalah

1). Pembuatan Alenia Minimal 4-8 baris.

disini dari maksut pembuatan alenia minimal 4-6 baris adalah agar pembaca proposal kita tidak bosan membaca tulisan kita. dan mudah dipahami isi  dari pada tulisan terebut. karena kalau kita buat alenia kalimat 10 baris, maka pembaca akan bosan dan akan susah dipahami tulisan kita. apalagi sampai diatas 10 baris peralenia, hal tersebut tidak baik untuk dipraktekan.

dalam pembuatan alenia juga kalau bisa bervariasi misalnya paragraf pertama 8 baris kemudian pararaf kedua buatlah 4 baris kemudian paragraf ke tiga buatlah 6 baris dan begitu seterusnya. hal tersebut akan membuat tulisan anda terasa cantik dan membuat nyaman dibaca.

2.) pemberian spasi menjorok masuk pada alenia, dan perhatikan tanda petik koma dan titik

kita bahas dari permasalahan yang kecil, yaitu berilah spasi menjorok masuk pada sebuah paragraf. dan pemberian tanda petik koma dan titik sesuai dengan sebuah kalimat contoh : hari ini budi pergi kepasar (titik) karena (koma) hari ini budi libur sekolah.

sekarang kita masuk pada inti masalah pembuatan pendahuluan Dalam metode  ini biasa terdiri dari dua sistem penulisan tetapi mempunyai makna yang sama 

Sistematika  Penulisan ke -1
PENDAHULUAN 
(isi pendahuluan)
A. Latar belakang
B. Tujuan Penulisan
C. Rumusan masalah dll.

Sistematika Penulisan yang ke -2
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
B. Tujuan Penulisan
C. Rumusan masalah dll.

Dari penulisan ke 2 sistematika diatas, sebenarnya tidak ada maslah kalaian mau gunakan yang pertama ata yang ke dua, yang kalaian pahami adalah isi dari pendahuluan dan latarbelakang tersebut harus memberikan gambaran alasan kuat dalam penyusunan sebuah proposal kita. untuk itu simak giman cara membuat kalimat pendahuluan tersebut.

1). Isi Awal paragraf Pendahuluan

isi kalimat awal paragraf pendahuluan sebuah makalah atau proposal yang benar adalah yang bisa menggambarkan, gambaran umum dari pokok proposal yang akan kita buat. contoh kita akan buat proposal Tentangn "Tinjauan Kesehatan pembangunan Rumah yang Layak Huni" maka contoh kalimat yang cocok untuk pendahuluan paragraf pertama adalah seperti  :
.
"Hakekat pembangunan Nasional kita adalah membangun manusia seutuhnya dan membangun masyarakat indonesia seluruhnya menuju kemakmuran yang merata baik materil maupun moril berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 28 H ayat (1) menyebutkan, bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat".
 .
2). Isi Tengah paragraf Pendahuluan
 
Setelah kita mengambil gambaran umum dan didukung oleh Undang-Undang, dan peraturan pemerintah sebanyak-banyaknya kita lanjutkan kata Tersebut dengan keberhasilan dari pembangunan nasional secara umum contoh :
.
"Tempat tinggal mempunyai peran yang sangat strategis dalam pembentukan watak serta kepribadian bangsa sebagai salah satu upaya membangun manusia Indonesia seutuhnya, berjati diri, mandiri, dan produktif sehingga terpenuhinya kebutuhan tempat tinggal merupakan kebutuhan dasar bagi setiap manusia, yang akan terus ada dan berkembang sesuai dengan tahapan atau siklus kehidupan manusia ( UU RI No.1, 2011 ).

Negara bertanggung jawab melindungi segenap bangsa Indonesia melalui penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman agar masyarakat mampu bertempat tinggal serta menghuni rumah yang layak dan terjangkau di dalam lingkungan yang sehat, aman, harmonis, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia. Sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia, idealnya rumah harus dimiliki oleh setiap keluarga, terutama bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah dan bagi masyarakat yang tinggal di daerah padat penduduk di perkotaan. 
Negara juga bertanggung jawab dalam menyediakan dan memberikan kemudahan perolehan rumah bagi masyarakat melalui penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman serta keswadayaan masyarakat. Penyediaan dan kemudahan perolehan rumah tersebut merupakan satu kesatuan fungsional dalam wujud tata ruang, kehidupan ekonomi, dan sosial budaya yang mampu menjamin kelestarian lingkungan hidup, sejalan dengan semangat demokrasi, otonomi daerah, dan keterbukaan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Rumah merupakan salah satu kebutuhan disamping kebutuhan akan pangan dan pakaian, Selain itu rumah juga merupakakan unsur pokok akan pangan dan pakean."

Berdasarkan UU RI. No 1 Tahun 2011 Tentang perumahan dan pemukiman BAB I Pasal 7 yang berbunyi Rumah adalah bangunan gedung yang berfungsi sebagai tempat tinggal yang layak huni, sarana pembinaan keluarga, cerminan harkat dan martabat penghuninya, serta aset bagi pemiliknya. Selain itu rumah juga merupakan unsur pokok kesejahteraan, kemakmuran, kebahagiaan masyarakat, disamping itu rumah juga merupakan sebagai tempat media penularan penyakit.

Oleh karena itu rumah harus memenuhi persyaratan teknis dan higienis sehingga dapat menciptakan keadaan lingkungan yang benar-benar baik untuk dihuni dan terhindar dari hal-hal negatif yang dapat ditimbulkan yang pada akhirnya akan tercipta menjadi rumah yang sehat. Perumahan merupakan salah satu dari bagian lingkungan Pemukiman yang turut mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat Berdasarkan UU RI No.1 Tahun 2011 Tentang Pemukiman dan Perumahan Pasal 2 Perumahan adalah kumpulan rumah sebagai bagian dari permukiman, baik perkotaan maupun perdesaan, yang dilengkapi dengan prasarana, sarana, dan utilitas umum sebagai hasil upaya pemenuhan rumah yang layak huni ( UU RI No. 1, 2011 )"

3). Isi Akhir Paragraf Pendahuluan

Isi dari Akhir Paragraf pendahuluan, adalah Membahas alasan masalah dari gambaran umum yang ada, dan di kaitkan dengan masalah proposal / makalah yang akan anda ajukan. Contoh :

"Kepadatan hunian didalam rumah menjadi salah satu faktor penularan penyakit seperti penyakit TBC, penyakit saluran pernapasan akut (ISPA), Influenza, lepra, dan kecelakaan kerja. Jumlah hunian dalam suatu rumah yang tidak memenuhi syarat akan sangat mempengaruhi tingkat derajat kesehatan manusia yang menghuni rumah tersebut menyebabkan rendahnya mutu kesehatan jasmani dan rohani, sehingga menyebabkan produktifitas seseorang menurun. 
Untuk memperbaiki keadaan ini dilakukan dalam peningkatan derajat kesehatan dalam pembangunan perumahan melainkan diperlukan perencanaan yang memerlukan syarat konstruksi , juga harus diperhatikan syarat-syarat kesehatan yang secara teknis yang disebut sanitasi. Dengan tujuan agar perumahan dapat memenuhi syarat tempat tinggal (Budiman, 2006). Demikian halnya juga untuk mengetahui kepadatan penghuni Kepadatan penghuni di ketahui dari perbandingan antara luas lantai rumah dengan jumlah anggota keluarga dalam satu rumah tinggal (Lubis , 1989)."

4). Latar Belakang

Pembuatan Latar belakang langsug saja kita bahas masalah yang ada pada suatu ruang lingkup proposal/makalah. contohnya andakan akan membahasa masalah proposal "Tinjauan Kesehatan pembangunan Rumah yang Layak Huni" maka didaerah tersebut pasti ada masalah, nah di bagian latar belakang inilah yang wajib anda utarakan, masalah tersebut dengan data yang otentik dari dinas terkait/lembaga pemerintah sebagai lampiran untuk mengajukan sebuah proposal. Contoh :

"BTN Indah Desa xxx Kecamatan xxxxx Kota xxx adalah salah satu pemukiman perumahan yang dibangun bank BTN dan di huni oleh Masyarakat. Berdasarkan hasil pengamatan dan survey Pengambilan data awal yang telah dilakukan di perumahan BTN xxx indah terdiri dari empat RT yaitu : 044, 045, 046, 047, dan satu RW 009, dengan 238 Kepala keluarga, Dengan jumlah jiwa sebanyak 1.248 jiwa. Sedangkan RT 046/009 mempunyai jumlah penduduk yang lebih banyak dari pada ke tiga RT lainnya, dan berdasarkan keterangan Ketua RW setempat yang membawahi 4 RT tersebut satu rumah di huni antara 3 – 9 orang, dimana jumlah jiwa sebanyak 383 jiwa dengan 64 Kepala Keluarga.

Dari hasil wawancara dari beberapa masyarakat setempat, ternyata terdapat keluhan yang mereka rasakan dan alami seperti Penyakit Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), Malaria, gatal-gatal, batuk, serta sakit kepala. Dan belum pernah dilakuan penyuluhan dari puskesmas yang membawahi wilayah kerjanya tentang masalah perumahan sehat. Hasil wawancara dari petugas puskesmas Desa xxxx juga berdasarkan data skunder, penyakit ISPA masuk dalam urutan 3 besar dari data susunan penyakit dalam tahun 2011 pada wilayah kerja puskesmas tersebut. Ini menandakan bahwa secara tidak langsung lingkungan perumahan tersebut juga mempengaruhi terjadinya dan penularan suatu penyakit.

Berdasarkan Latar Belakang tersebut maka penulis merasa tertarik untuk meneliti “ Tinjauan Kesehatan pembangunan Rumah yang Layak Huni pada BTN Passo Indah RT 046/009 Desaxxx Kecamatan xxxxx Tahun xxxx”."

Demikian Ulasan mengenai Cara membuat sistematika penulisan pendahuluan Latar belakang  proposal atau makalah semoga bisa bermanfaat  bagi para pengunjung yang membutuhkan, dan jangan lupa untuk mengunjungi tips-tips meraik lainya diblog ini terimaksih.

Pengertian dan Manfaat Bahan Tambahan Pangan (BTP)

Berbicara masalah makanan pasti anda suka dengan makanan yang enak, gurih dengan texture yang menarik, indah dan rapi tentunya bersih dan hygienis. pada kesempatan kali ini kita akan membahas seputaran artikel yang berjudul pengertian dan manfaat Bahan Tambahan Pangan  sedangkan pda kesempatan sebelumny admin juga membahs seputaran artikel yang sama denga judul Bahan Tambahan pangan yang di perbolehkan dan yang di larang dan bahan Pangan Antioksidan   jangan lupa dilihat ya.

banyak sekarang makanan yang beredar dipasaran, dengan bentuk yang bermodel-model dan beraneka ragam jenisnya, dari model Huruf A-Z semua ada. sehingga membuat kita yang melihat ingin akan merasakan dan membelinya. hal itu manusiawi ya sobat tetapi hanya sebuah saran jika anda ingin membeli makanan dijajanan pasar pastikan sehat dan hygienis.

berbicara masalah bahan tambaha pangan atau yang biasa kita singkat (BTP), adalah bahan -bahan tambahan makanan, yang digunakan untuk memberi citra rasa dan texture yang lebih menarik. pada sebuah makanan, sehingga membuat kita lebih teratarik dan bernafsu untuk mengkonsumsi makanan tersebut. yang menjadi pertanyaan apakah bahan tambahan makanan tersebut berbahaya bagi kesehatan tubuh kita?.
.

bahan tambahan makan ada yang diperbolehkan dan ada yang dilarang untuk ditambahkan kedalam makanan. selama bahan makanan itu diperbolehkan oleh kemenkes, dan penggunaanya sesuai dengan prosedur yang direkomendasikan maka  makanan tersebut tidak menjadi masalah dalam kesehatan manusia, tetapi jika kita menggunakan bahan tambahan makanan yang tidak direkomendasikan atau bahan-bahan berbahaya seperti formalin, pewarna pentil dan lain sebagainya maka makanan tersebut sangat berbahaya bagi tubuh manusia.

apakah bahan tambahan makanan perlu ditambahkan  dalam pembuatan makanan? jawabnya adalah perlu karena jika kita tidak menggunakan bahan tambahan makanan maka kurang lengkap texture dan rasa makanan tersebut tetapi ada aturanya, jangan kita menambahkan bahan tambahan pangan berlebihan karena akan menyebabkan citra rasa dan texture makana yang tidak enak, serta bisa mengganggu kesehatan manusia.
 .
contoh seperti bahan tambahan makanan Pepcin, merupakan bahan tambahan makanan yang diperlukan untuk penyedap rasa, dan juga kecap dan saos merupakan bahan makanan yang digunakan untuk penyedap rasa, jika kta penggunaanya terlalu berlebihan selain dapat menyebabkan rsa yang kurang sedap juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan dalam tubuh kita. tetapi jjika kita tidak menggunakan bahan tambahan makan tersebut juga citra rasa makanan tersebut kurang nikmat.

dari urain diatas dapat disimpulkan kalau bahan tambahan makanan tetap aman digunakan jika jenis penggunaan bahan tambahan makanan tersebut sesuai dengan intruksi kemenkes, dan penggunaan bahan tambahan makanan tersebut sesuai dengan yang diperlukan atau tidak berlebihan.

Pengertian dan Manfaat Bahan Tambahan makanan (BTM)

Bahan Tambahan Pangan (BTP) dalam pengertian luas adalah bahan yang ditambahkan ke dalam produk pangan selain bahan baku utama. Secara khusus BTP adalah bahan yang ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau karakteristik pangan, baik yang mempunyai atau tidak mempunyai nilai gizi.  BTP dapat ditambahkan pada proses produksi, pengemasan, transportasi atau penyimpanan.

Sedangkan menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1996 Tentang Pangan, Yang dimaksud "bahan tambahan pangan" adalah bahan yang ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan, antara lain, bahan pewarna, pengawet, penyedap rasa, anti gumpal, pemucat dan pengental.

Manfaat Bahan tambahan pangan

kenapa kita perlu menggunakan bahan tambahan makanan ? tentunya ada manfaatnya untuk lebih jelasnya mengenai manfaat dari pada bahan tambahan pangan dapat dijelasakan pada postingan berikut ini :
  1. Mempertahankan konsistensi produk makanan Misalnya : Emulsifier menjadikan produk makanan mempunyai tekstur yang konsisten; contoh, susu yang diawetkan tidak terpisah.
    .
  2. Memperbaiki atau memelihara nilai gizi. Contohnya adalah : Vitamin dan mineral yang umumnya ditambahkan ke dalam makanan seperti susu, tepung, dan lain-lain dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan gizi orang yang kekurangan gizi, atau untuk mempertahankan bahkan meningkatkan atau memperbaiki kandungan gizi bahan makanan tsb yang kemungkinan hilang akibat pemrosesan.
    .
  3. Menjaga cita rasa dan sifat produk makanan secara keseluruhan. Contoh : Bahan pengawet mempertahankan mutu produk makanan dari mikrobia yang dapat menyebabkan kerusakan produk, misal berjamur atau busuk.
    .
  4. Menjaga tingkat keasaman atau kebasaan makanan yang diinginkan. Contoh : Bahan pengembang menghasilkan gas karbon dioksida sehingga tekstur biskuit, cake dan produk sejenis lainnya mengembang.
    .
  5. Memperkuat rasa atau memberikan warna tertentu yang dikehendaki. Beberapa bumbu dan penyedap rasa baik buatan maupun alami memperkuat rasa makanan. Warna kuning dari pewarna kuning buatan (BTP) tartrazine atau kurkumin dari kunyit memberi warna khas pada produk.
demikian ulasan artikel mengenai  Pengertian dan Manfaat Bahan Tambahan Pangan (BTP) semoga bisa bermanfaat menambah ilmu untuk kita semua. jangan lupa untuk membaca artikel-artikel menarik lainya dari blog sederhana ini.

Bahan Tambahan pangan yang di perbolehkan dan yang di larang dan bahan Pangan Antioksidan

salam blogger, pengunjung yang terhormat berbicaralah masalah pangan memang sangat penting untuk kita perhatikan . dikarenakan makanan yang sehat adalah makanan yang mengandung gizi dengan baik bersih dari sanitasi dan higenis, baik dari luar maupun dalam.  makanan yang kurang sehat adalah makanan yang kurang mengandung gizi dan makanan yang tidak hygienis. pada kesempatan kali ini admin akan membahas seputaran artikel kesehatan yang berjudul Bahan Tambahan pangan yang di perbolehkan dan yang di larang dan bahan Pangan Antioksidan. pada kesempatan sebelumnya admin juga telah membahas seputaran artikel kesehatan yang berjudul pengertian Bahan Pangan Hewani dan Nabati dan pengolahannya


Tujuan penggunaan bahan tambahan pangan adalah dapat meningkatkan atau mempertahankan nilai gizi dan kualitas daya simpan, membuat bahan pangan lebih mudah dihidangkan, serta mempermudah preparasi bahan pangan. Pada umumnya bahan tambahan pangan dapat dibagi menjadi dua golongan besar, yaitu bahan pangan yang ditambahkan dengan sengaja dan bahan tambahan makanan yang ditambahkan tidak dengan sengaja. 


Bahan pangan yang ditambahkan dengan sengaja
Bahan tambahan pangan yang ditambahkan dengan sengaja kedalam makanan, dengan mengetahui komposisi bahan tersebut dan maksud penambahan itu dapat mempertahankan kesegaran, cita rasa dan membantu pengolahan, sebagai contoh pengawet, pewarna dan pengeras.

Bahan tambahan makanan yang ditambahkan tidak dengan sengaja. 
Bahan tambahan pangan yang tidak sengaja ditambahkan, yaitu bahan yang tidak mempunyai fungsi dalam makanan tersebut, terdapat secara tidak sengaja, baik dalam jumlah sedikit atau cukup banyak akibat perlakuan selama proses produksi, pengolahan, dan pengemasan. Bahan ini dapat pula merupakan residu atau kontaminan dari bahan yang sengaja ditambahkan untuk tujuan produksi bahan mentah atau penanganannya yang masih terus terbawa kedalam makanan yang akan dikonsumsi. Contoh bahan tambahan pangan dalam golongan ini  adalah residu pestisida (termasuk insektisida, herbisida, fungisida, dan rodentisida), antibiotik, dan hidrokarbon aromatic polisiklis.

Bahan tambahan pangan yang digunakan hanya dapat dibenarkan apabila:
  1. Dimaksudkan untuk mencapai masing-masing tujuan penggunaan dalam pengolahan.
  2. Tidak digunakan untuk menyembunyikan penggunaan bahan yang salah atau yang tidak memenuhi persyaratan.
  3. Tidak digunakan untuk menyembunyikan cara kerja yang bertentangan dengan cara produksi yang baik untuk pangan;
  4. Tidak digunakan untuk menyembunyikan kerusakan bahan pangan.
Bahan Tambahan Pangan yang di perbolehkan

Beberapa Bahan Tambahan yang diizinkan digunakan dalam makanan menurut Permenkes RI No. 722/Menkes/Per/IX/1988 diantaranya sebagai berikut:
  1. Antioksidan (Antioxidant)
  2. Antikempal (Anti caking Agent)
  3. Pengatur Keasaman (Acidity Regulator)
  4. Pemanis Buatan (Artificial Sweeterner)
  5. Pemutih dan Pematang Telur (Flour Treatment Agent)
  6. Pengemulsi, Pemantap, dan Pengental (Emulsifier, Stabilizer, Thickener)
  7. Pengawet (Preservative)
  8. Pengeras (Firming Agent)
  9. Pewarna (Colour)
  10. Penyedap Rasa dan Aroma, Penguat Rasa (Flavour, Flavour Enhancer)
  11. Sekuestran (Sequestrant)

Beberapa bahan Tambahan Pangan yang dilarang digunakan dalam makanan

Beberapa Bahan Tambahan yang dilarang digunakan adalah jika bahan makanan ini ditambahkan akan merugikan untuk keehatan manusia menurut Permenkes RI No. 722/Menkes/Per/IX/1988 diantaranya sebagai berikut:
  1. Natrium Tetraborat (Boraks)
  2. Formalin (Formaldehyd)
  3. Minyak nabati yang dibrominasi (Brominated Vegetable Oils)
  4. Kloramfenikol (Chlorampenicol)
  5. Kalium Klorat (Pottasium Chlorate)
  6. Dietilpirokarbonat (Diethylpyrocarbonate)
  7. Nitrofuranzon (Nitrofuranzone)
  8. P-Phenetilkarbamida (p-Phenethycarbamide, Dulcin, 4-ethoxyphenyl urea)
  9. Asam Salisilat dan garamnya (Salilicylic Acid and its salt)
Sedangkan menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 722/Menkes/Per/IX/1988, selain bahan tambahan diatas masih ada bahan tambahan kimia yang dilarang seperti : 
  1. Rhodamin B (pewarna merah), 
  2. methanyl yellow (pewarna kuning), 
  3. dulsin (pemanis sintesis), dan 
  4. kalsium bromat (pengeras).
demikian uraian artikel mengenai  Bahan Tambahan pangan yang di perbolehkan dan yang di larang, semoga bermafaat bagi para pengunjugn sekalian, sekarang kita akan membahas point selanjutnya yaitu artikel tentang bahan tambahan Pangan Antioksidan

Bahan Tambahan Pangan Antioksidan
Bahan Tambahan Makanan Antioksidan Adalah Bahan tambahan makanan yang dapat mencegah atau menghambat oksidasi. atau juga bahan tambahan yang digunakan untuk melindungi komponen-komponen makanan yang bersifat tidak jenuh (mempunyai ikatan rangkap), terutama lemak dan minyak. Meskipun demikian antioksidan dapat pula digunakan untuk melindungi komponen lain seperti vitamin dan pigmen, yang juga banyak mengandung ikatan rangkap di dalam strukturnya.

Adanya ion logam, terutama besi dan tembaga, dapat mendorong terjadinya oksidasi lemak. Ion-ion logam ini seringkali diinaktivasi dengan penambahan senyawa pengkelat, dan dapat juga disebut bersifat sinergistik dengan antioksidan karena menaikkan efektivitas antioksidan utamanya. Untuk dapat digunakan sebagai antioksidan, suatu senyawa harus mempunyai sifat-sifat : tidak toksik, efektif pada konsentrasi rendah (0,01-0,02%), dapat terkonsentrasi pada permukaan/lapisan lemak (bersifat lipofilik) dan harus dapat tahap pada kondisi pengolahan pangan umumnya.

Contoh ulasan mengenai Bahan Tambahan Pangan yang mengandung antioksidan diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Askorbat bahan tambahan ini biasa didapatkan dalam bentuk asam sorbat, atau garam kalium, natrium atau kalsium), yaitu antioksidan untuk kaldu (l g/kg), daging olahan/awetan, jem, jeli dan marmalad, serta makanan bayi (500 mg/kg).
    .
  2. Butil Hidroksianisol (BHA) bahan ini biasa terkandung dalam lemak dan minyak makan serta mentega (200 mg/kg), dan margarin (100 mg/kg).
    .
  3. Butil Hidroksitoluen (BHT) biasa terdapat pada bahan ikan beku (1 g/kg).
    .
  4. Askorbat biasa terdapat pada bahan potongan kentang goreng beku (100 mg/kg).
Demikian ulasan artikel mengenai bahan tambahan pangan Bahan Tambahan pangan yang di perbolehkan dan yang di larang dan bahan Pangan Antioksidan semoga bisa membantu pengunjung yang sedang membutuhkan dan bermanfaat bagi kita semua dikutip dari sumber blog https://wardana-sl.blogspot.com/

Hubungan Peridoksin Peridoksal Dengan Karboksilasi Oksidatif

Pada tahun 1934, George mendefenisikan dan memisahkan vitamin B6 yang dapat menyembuhkan dermatitis bersisik pada tikus. Percobaan struktur kimia dan sintesis vitamin B6 atau pirodoksin di tetapkan pada tahun 1939, bentuk lain berupa peridoksamin beserta bentuk aktifnya sebagai peridoksal fosfat di tetapkan pada thn 1945.

Vitamin B6 ini terdapat dalam tiga bentuk yaitu : peridoksin, peridoksal dan peridoksamin. Peridoksin hidroklorida adalah bentuk sintetik yang di gunakan sebagai obat. Dalam keadaan difosforilasi, vitamin B6 ini berperan sebagai koenzim berupa peridoksal fosfat (PLP), peridoksamin fosfat (PMP) dalam berbagai reaksi transaminasi, di samping itu PLP berperan dalam berbagai reaksi lain

Pengerian  Peridoksil, peridoksal dan peridoksamin merupakan tiga bentuk vitamin B6 yang terdapat di dalam alam. Vitamin B6 berperan sebagai koenzim berupa peridoksal fosfat (PLP) dan peridoksamin fosfat (PMP) dalam berbagai reaksi transaminasi, di samping itu PLP berperan dalam berbagai reaksi lain.


Pirodoksil fosfat berpartisipasi dalam reaksi-reaksi metabolisme asam amino, seperti reaksi transaminasi, dekarboksilasi, dan rasemasi. Reaksi-reaksi tersebut tadi memerlukan enzim yang berbeda-beda, namun enzim-enzim tersebut memerlukan koenzim yaitu peridoksal fosfat.




PERANAN B6 (PERIDOKSIN, PERIDOKSAL) DALAM METABOLISME PROTEIN.

Vitamin B6 mengandung peranan penting dalam proses-proses biokimia dimana bahan-bahan makanan dimetabolisis didalam tubuh. Pyribodoxine ditemukan dalam sel-sel dalam bentuk aktif, yang dikenal sebagai Pyridoxal Phosphate (PLP), suatu koenzim yang berfungsi dalam metabolisme protein., lemak dan karbohidrat. Tidak seperti vitamin-vitamin lain yang larut dalam air, maka vitamin B6 tidak mempunyai peranan langsung dalam metabolisme energi.

Vitamin B6 berperan dalam bentuk fosforilasi PLP dan PMP sebagai koenzim terutama dalam transaminasi, dekarboksilasi, dan reaksi lain yang berkaitan dengan metabolism protein. Dekarboksilasi yang bergantung pada PLP menghasilkan berbagai bentuk amin, seperti epinefrin, noreppinefrin dan serotonin. PLP juga berperan dalam pembentukan asam alfa-aminolevulinat.yaitu prekusor hem dalam hemoglobin.

Di samping itu, PLP di perlukan untuk perubahan triptofan menjadi niasin. Sebagai koenzim untuk fosforilase, PLP membantu melepaskan glikogen dari hati dan otot sebagai glukosa-1-fosfat. PLP juga terlibat dalam perubahan asam linoleat menjadi asam arakidonat yang mempunyai fungsi biologic penting. Peridoksin berada dalam otak dalam konsentrasi tinggi walaupun pada taraf plasma rendah. Kelainan otak seperti demensia mungkin di sebabkan oleh kurangnya pengambilan vitamin-vitamin tertentu terutama vitamin B6 oleh otak.

Karena vitamin B6 banyak berperan dalam metabolism protein, kebutuhanya sebanding dengan kebutuhan protein. Sumber vitamin B6 adalah daging, unggas, ragi, serealia, ubu jalar dan kentang. Kekurangan vitamin B6 menimbulkan gejala-gejala yang berkaitan dengan gangguan metabolism protein, seperti lemah, mudah tersinggung, dan sukar tidur. Kekurangan lebih lanjut menyebabkan gangguan pertumbuhan, gangguan fungsi motorik dan kejang-kejang, anemia, penurunan pembentukan antibody, peredangan lidah serta luka pada pada bibir, sudut-sudut mulut dan kulit.kekurangan vitamin B6 berat dapat menimbulkan kerusakan pada system saraf pusat.

Baca Juga :

Hubungan dengan Karboksilasi Oksidatif dekarbolsilasi oksidatif atau disingkat dengan DO adalah proses Perubahan Piruvat Menjadi Asetilkoezim – A

Ø Proses De yang mana proses ini berlangsung karboksilasi Oksidatif ini di membran luar mitocondria sebagai fase antara sebelum Siklus Krebs ( Pra Siklus Krebs ) sehingga DO sering dimasukkan langsung dalam Siklus krebs .

Ø Reaksi oksidasi piruvat hasil glikolisis menjadi asetil koenzim-A, merupakan tahap reaksi penghubung yang penting antara glikolisis dengan jalur metabolisme lingkar asam trikarboksilat (daur Krebs).

Ø Reaksi yang diaktalisis oleh kompleks piruvat dehidrogenase dalam matriks mitokondria melibatkan tiga macam enzim (piruvat dehidrogenase, dihidrolipoil transasetilase, dan dihidrolipoil dehidrogenase), lima macam koenzim (tiaminpirofosfat, asam lipoat, koenzim-A, flavin adenin dinukleotida, dan nikotinamid adenin dinukleotida) dan berlangsung dalam lima tahap reaksi.

Ø Keseluruhan reaksi dekarboksilasi ini irreversibel, dengan ∆ G 0 = - 80 kkal per mol.

Ø Reaksi ini merupakan jalan masuk utama karbohidrat kedalam daur Krebs.

Ø Tahap reaksi pertama dikatalis oleh piruvat dehidrogenase yang menggunakan tiamin pirofosfat sebagai koenzimnya.

Ø Dekarboksilasi piruvat menghasilkan senyawa α-hidroksietil yang terkait pada gugus cincin tiazol dari tiamin pirofosfat.

Ø Pada tahap reaksi kedua α-hidroksietil didehidrogenase menjadi asetil yang kemudian dipindahkan dari tiamin pirofosfat ke atom S dari koenzim yang berikutnya, yaitu asam lipoat, yang terikat pada enzim dihidrolipoil transasetilase.

Ø Dalam hal ini gugus disulfida dari asam lipoat diubah menjadi bentuk reduksinya, gugus sulfhidril. Pada tahap reaksi ketiga, gugus asetil dipindahkan dengan perantara enzim dari gugus lipoil pada asam dihidrolipoat, kegugus tiol (sulfhidril pada koenzim-A).

Ø Kemudian asetil ko-A dibebaskan dari sistem enzim kompleks piruvat dehidrogenase.

Ø Pada tahap reaksi keempat gugus tiol pada gugus lipoil yang terikat pada dihidrolipoil transasetilase dioksidasi kembali menjadi bentuk disulfidanya dengan enzim dihidrolipoil dehidrogenase yang berikatan dengan FAD (flavin adenin dinukleotida).

Ø Akhirnya (tahap reaksi kelima) FADH + (bentuk reduksi dari FAD) yang tetap terikat pada enzim, dioksidasi kembali oleh NAD + (nikotinamid adenin dinukleotida) manjadi FAD, sedangkan NAD + berubah menjadi NADH (bentuk reduksi dari NAD +).

sumber yang menjelaskan artikel terkait :
http://obtrando.wordpress.com/glo-vitamin-b6/
http://www.VIT.B6.com/index.php?option=com_content&task=category&sectionid=18&id=34&Ite
semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan untuk kita semua ya sobat jangan lupa share ya dan terima kasih telah berkunjung diblog yang sederhana ini.

pengertian Bahan Pangan Hewani dan Nabati dan pengolahannya

Secara garis besar, bahan pangan dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu bahan pangan asal tumbuhan (nabati) dan bahan pangan asal hewan (hewani). Bahan pangan nabati adalah bahan-bahan makanan yang berasal dari tanaman (bisa berupa akar, batang, dahan, daun, bunga, buah atau beberapa bagian dari tanaman bahkan keseluruhannya) atau bahan makanan yang diolah dari bahan dasar dari tanaman. Bahan pangan hewani merupakan bahan-bahan makanan yang berasal dari hewan atau olahan yang bahan dasarnya dari hasil hewan. Kedua bahan pangan ini memiliki karakteristik yang berbeda sehingga memerlukan penanganan dan pengolahan yang berbeda pula. Selanjutnya dalam hal ini yang diuraikan adalah bahan pangan hewani.

Bahan pangan hewani meliputi susu, telur, daging dan ikan serta produk-produk olahannya yang bahan dasarnya berasal dari hasil hewani. Bahan pangan hewani memiliki karakteristik yang membedakan dengan bahan pangan nabati. Beberapa diantaranya adalah:



Baca juga : Bahan Tambahan pangan yang di perbolehkan dan yang di larang dan bahan Pangan Antioksidan

a. Bahan pangan hewani memiliki daya simpan yang jauh lebih pendek daripada bahan pangan nabati bila dalam keadaan segar (kecuali telur). Pendeknya daya simpan ini terkait dengan struktur jaringan hasil hewani dimana bahan pangan hewani tidak memiliki jaringan pelindung yang kuat dan kokoh sebagaimana pada hasil tanaman.

b. Bahan pangan hewani bersifat lunak dan lembek sehingga mudah terpenetrasi oleh faktor tekanan dari luar.

c. Karakteristik masing-masing bahan pangan hewani sangat spesifik sehingga tidak bisa digeneralisasi. Sifat pada daging sangatlah berbeda dengan sifat telur. Berbeda dengan pangan nabati yang memiliki kesamaan dalam hal jaringan-jaringan atau komponen-komponen penyusunnya. Pada bahan pangan hewani, lemak pada daging terletak pada jaringan lemak, pada susu terletak pada globula-globula lemak dan pada telur terdapat pada kuning telur.

d. Bahan pangan hewani pada umumnya merupakan sumber protein dan lemak dan bahan pangan nabati merupakan sumber karbohidrat, vitamin, mineral, lemak dan protein.

Berdasarkan hal di atas maka pengolahan menjadi penting. Pengolahan penting karena dapat memperpanjang masa simpan, meningkatkandaya tahan, meningkatkan kualitas, nilai tambah dan sebagai sarana diversifikasi produk. Dengan demikian maka suatu roduk menjadi memiliki daya ekonomi yang lebih setelah mendapat sentuhan teknologi pengolahan.

Kalau selama ini kita hanya mengenal produk hewani berupa daging, susu dan telur, maka kita perlu tahu lebih dalam sebenarnya yang termasuk produk pangan hewani itu apa saja? Secara istilah, Bahan makanan hewani adalah bahan makanan yang berupa atau berasal dari hewan atau produk-produk yang diolah dengan menggunakan bahan dasar asal hewan.

Baca Juga :
Tips Resep Masakan menggoreng ikan agar tidak lengket

Adapun yang termasuk dalam jenis-jenis pangan hewani adalah:

a. Susu, yaitu produk berupa cairan putih yang dihasilkan oleh hewan ternak mamalia dan diperoleh dengan cara pemerahan.

b. Ikan, dalam arti sempit adalah semua jenis ikan sungai, ikan danau, ikan rawa-rawa, ikan yang dipelihara di empang-empang, dilaut dan sebagainya. Termasuk dalam kategori ini adalah hasil-hasil perikanan lainnya yaitu: kerang, teripang, telur ikan dan lain-lain.

c. Daging, yaitu produk yang diperoleh dengan cara pemotongan ternak (mamalia dan unggas)

d. Telur, yaitu produk utama dari pemeliharaan ayam petelur, atau produk sampingan pemeliharaan unggas pedaging.

e. Produk-produk olahan dari bahan pangan tersebut diatas, misalnya produk olahan susu adalah krim, keju, susu bubuk dan sebagainya. Produk olahan daging adalah cured meat, sosis, dendeng, dan sebagainya. Produk olahan ikan adalah ikan beku, ikan pindang, bandeng asap, dan sebagainya. Produk olahan telur adalah telur pindang, telur asin, bubuk telur dan sebagainya.

A. Produk Olahan Susu

1. Krim dan Susu Skim Krim adalah bagian susu yang banyak mengandung lemak. Ada pula yang menyebutnya ”kepala susu.” Sedangkan susu skim adalah bagian susu yang banyak mengandung protein, sering pula disebut serum susu.


2. Susu PasteurisasiSusu pasteurisasi adalah susu yang telah mengalami proses pasteurisasi (proses pemanasan setiap komponen (partikel) dalam susu pada suhu 62°C selama 30 menit atau pemanasan susu pada suhu 72°C selama 15 detik.


3. Susu Steril Susu steril adalah susu yang juga menggunakan proses pemanasan untuk melakukan proses sterilisasinya. Akan tetapi, pada proses pasteurisasi hanya bertujuan membunuh bakteri-bakteri patogen (penyebab penyakit) maka sterilisasi bertujuan membunuh semua bakteri.


4. Susu KentalSusu kental diperoleh dengan cara mengurangi (menguapkan) kandungan air susu sampai kandungan airnya tinggal sekitar 40%. Dengan kadar air yang rendah ini susu dapat tahan disimpan lama dalam keadaan baik. Apabila akan diminum, susu kental harus diencerkan lagi dengan air panas atau air hangat.


5. Keju Keju adalah protein susu yang dijendalkan (dipadatkan). Dalam pembuatan keju, untuk memisahkan protein susu dikerjakan dengan penambahan asam misalnya asam laktat, asam khlorida atau dengan penambahan enzim protease misalnya rennet, mucor renin, dan sebagainya. Keju dapat dibuat dari susu penuh atau susu krim. Bahan-bahan ini harus bebas dari benda-benda asing seperti debu, bulu dan butir-butir darah merah. Proses selanjutnya dalam pembuatan keju adalah pasteurisasi, penjendalan, pemisahan whey dan pengepakan.


6. Mentega Mentega adalah suatu massa yang kompak berasal dari lemak susu yang dibuat dengan proses semacam pengadukan yang disebut ”churning.” Komponen terbanyak dalam mentega adalah lemak, kemudian air dan garam. Dasar pembuatan mentega adalah mengubah kedudukan lemak susu yang semula berupa emulsi lemak dalam air menjadi emulsi air dalam lemak.


7. Es Krim Es krim dibuat dari bahan-bahan utama yang terdiri atas lemak, susu, gula atau bahan pemanis, bahan padat bukan lemak, zat penstabil dan kuning telur. Proses utama dalam pembuatannya adalah pembekuan.


8. Yogurt Yogurt adalah hasil pemeraman susu yang mempunyai cita rasa spesifik sebagai hasil fermentasi oleh bakteri-bakteri tertentu. Tahap-tahap pembuatan yogurt adalah pemanasan, pendinginan dan pemeraman.


9. Serum Keju Serum keju (whey) adalah hasil sisa pembuatan keju, masih mengandung protein susu, terutama protein albumin dan globulin. Serum keju masih dapat digunakan untuk minuman.


10. Susu Mentega Susu mentega adalah serum dari pembuatan mentega. Biasanya yang diambil sebagai susu mentega adalah serum dari proses churning (pengadukan) yang pertama. Susu mentega juga digunakan sebagai mentega.

Baca Juga Pengertian dan Manfaat Bahan Tambahan Pangan (BTP)

B. Produk Olahan Daging

1. Cured Meat
Cured Meat adalah produk olahan penggaraman daging. Proses penggaraman dikenal dengan ”curing.”

2. Kornet (cornet beef)
Kornet merupakan hasil olahan daging sapi dengan bumbu-bumbu kentang, kaldu (beef broth), bawang merah, garam, merica dan sodium nitrit (NaNO2). Formulasi bahan-bahan tersebut bervariasi tergantung pada kesenangan konsumen.

3. Luncheon Meat
Bahan dasar Luncheon Meat dapat berupa daging sapi, daging babi, daging domba atau daging kambing. Sedangkan bahan-bahan yang dicampurkan adalah garam, gula pasir dan NaNO2 saja.

4. Ham
Ham adalah istilah dalam bahasa Inggris untuk bagian paha hewan besar secara umum, akan tetapi dalam penggunaannya, istilah ini terbatas untuk paha babi. Istilah ini digunakan untuk paha babi segar maupun yang sudah diasinkan dan diasapi.

5. Sosis
Sosis adalah makanan yang dibuat dari daging (kadang-kadang dari ikan) yang telah dicincang kemudian dihaluskan dan diberi bumbu-bumbu, dimasukkan ke dalam pembungkus yang berbentuk bulat panjang yang berupa usus hewan atau pembungkus buatan, dengan atau tanpa dimasak, dengan atau tanpa asap.

6. Dendeng Dendeng adalah satu hasil olahan daging secara tradisional. Sebenarnya dendeng merupakan hasil suatu proses kombinasi antara kyuring dan pengeringan.

7. Daging Ayam Kaleng
Ayam sering juga dikalengkan, adapun prosesnya adalah daging ayam dimasukkan ke dalam kaleng, sembari ditambahkan kedalamnya kaldu ayam dan bumbu-bumbu (cabe, lada, atau jenis-jenis ”spices” lainnya). Kadang-kadang ditambahkan pula tepung kedalamnya.

8. Kaldu Ayam
Kaldu ayam adalah air yang diperoleh dari pemasakan daging ayam. Biasanya kaldu ini juga dikalengkan. Kaldu yang diperoleh dikalengkan dipekatkan terlebih dahulu baru kemudian dimasukkan kaleng pada saat masih panas (suhu ± 82 – 88̊C). Sterilisasi dilakukan pada suhu 91,6̊ C (240̊ F) selama 30-45 menit.

9. Daging Ayam Asap Pengasapan daging ayam dikerjakan setelah curing (penggaraman). curing dilakukan dengan cara perendaman dalam larutan bumbu-bumbu yang terdiri atas garam (NaCl), gula merah dan NaNO2. Suhu untuk curing sebaiknya 4̊̊C atau lebih rendah. Setelah itu baru diasap dengan cara pengasapan dingin apabila suhu pengasapan rendah (30-40̊̊C) atau dengan cara pengasapan panas apabila suhu pengasapan lebih tinggi (70-90̊̊C).

10. Krecek dan Rambak
Krecek dan rambak sebenarnya bukan merupakan produk olahan daging melainkan merupakan produk olahan bahan sisanya. Krecek dan rambak dibuat dari kulit. Tahap-tahap pengolahannya adalah perebusan, pencucian, pemotongan, pengeringan, penggorengan dan pengepakan.

11. Gelatin
Gelatin juga bukan produk olahan daging melainkan produk olahan tulang. Gelatin banyak digunakan sebagai bahan penstabil (stabilizer) pada pembuatan es krim, atau bahan substitusi makanan lainnya.

12. Minyak Daging
Minyak daging diperoleh baik dari daging-daging hewan yang baru disembelih atau dari daging hewan setelah mengalami pendinginan dan pemotongan bagian-bagian karkas (daging bertulang). Kedua macam minyak tersebut dapat diproses untuk dijadikan minyak makan atau bukan. Misalnya saja dapat digunakan untuk pembuatan margarin, sebagai minyak goreng, untuk membuat sabun, minyak lumas dan lain sebagainya.

C. Produk Olahan Telur

1. Telur Asin Telur asin adalah salah satu produk olahan telur yang pembuatannya sangat mudah dikerjakan. Pada prinsipnya proses pembuatan telur asin adalah penggaraman. Yang umum dibuat telur asin adalah telur itik.


2. Pindang Telur Pindang telur rasanya juga asin, namun tidak seasin telur asin. Proses pembuatannya juga merupakan salah satu bentuk penggaraman tetapi dengan sedikit modifikasi, yaitu dengan adanya proses pemanasan selama penggaraman.

3. Acar Telur Acar telur yaitu telur yang telah dimasak kemudian direndam dalam larutan cuka. Konsentrasi larutan cuka dapat bervariasi antara 1,2 – 6 persen, tetapi secara umum digunakan larutan asam cuka.

4. Bubuk Telur Bubuk telur merupakan bubuk albumen (putih telur), dan pada umumnya hanya dapat diperoleh dengan alat pengering silindris.

Baca Juga :
Ikan mujair goreng dan sambal colo-colo

sumber Pengertian pengertian Bahan Pangan Hewani dan Nabati dan pengolahannya yang telah dikutip  dari sumber http://nuramaya.wordpress.com/2008/06/01/mengenali-produk-pangan-hewani/
semoga bermanfaat dan bisa menjadi reverensi yang membutuhkan jangan lupa gays like dan komentya ya karen like dan komentnya sangat bermanfaat bagi kami untuk membangun blog yang sederhana ini terimaksih. 

Trik sulap menggorekkan korek kayu dengan mata anda

setelah lama tidak update sebuah postingan terasa kaku mau update postingan apa untuk itu kali ini kita akan berbicara tenatang sulap, sulap adalah hanya sebuah permainan mata dan kelincahan tangan pelakunya jadi seolah-olah kita telah melihat sesuatu tersebut dengan kegaiban dan kemustahilan yang tidak bisa di lihat oleh manusia itu sendiri, padah sesungguhnya itu hanya permainan yang mebuat indra kita terpengaruhi karena ada sesuatu yang disembunyikan. baca juga : Trik sulap menghilangkan dan mengembalikan cincin

jika kita melihat kenyataan yang telah disembunyikan tersebut maka kita baru menyadari bahwa sulap yang tadi telah kita lihat hanyalah sebuah trik semata. yang mengalujinasi indra penglihatnya atau penontonnya.

nah disini akan sedikit berbagi kepada anda tentang trik sulap jitu dengan menggerakan korek api kayu dengan seolah-olah menggunakan tenaga dalam mata sehingga sangat menarik langsung aja nie triknya :
  1. siapakan dan ambilah 2 batang korek api kayu
    .
  2. setelah itu bicaralah tentang gombal tentang kelebihan tenaga dalam anda, haki anda seolah-olah membawa pesona penonton untuk tergiur terhadap hal itu
    .
  3. nah selanjutnya setelah anda selesai berbicara anda langsung aja ambil dengan cara menjimpit kayu korek tersebut dengan jari jempol dan telunjuk pada kanan kiri,
    .
  4. posisi korek tersebut harus sejajar horizontal (malang )
    .
  5. lalu jari tengah anda menggepet korek kayu pada jimpitan tangan anda tapi ingat harus kuku jari tengah yang menggepetnya, jadi posisi korek tersebut pada bagian belakang jari tengan dah digepet sama kuku jari tengah
    .
  6. setelah itu tumpangkan satu buah batang korek kayu pada sisa ujung korek yang telah tergepet ma jari tengah tersebut pada kanan kiri,dan sandarkan tumpangan batang korek api tersebut pada jari kanan telunjuk.
    .
  7. gerakan kuku anda keatas kebawah dengan tekanan atau gepetan yang kuat maka korek yang menumpang tersebut akan melompat lompat seperti orang lompat-lompat serukan
    .
  8. nah pada saat korek melompat-lompat maka variasilah mata anda seperti mengeluarkan tenaga dalam dengan ini maka orang akan mengira anda menggunakan tenaga dalam betulan hehehehe
oke untuk melakukan trik ini jangan sering di ulang bolak balik ya karena sesungguhnya trik sulap hanya untuk sekali mata melihat. karena sesungguhnya sulap hanya untuk satu kali diorang yang sama. semoga bermanfaat bagi para pengunjung semua dan jangan lupa ya like dan share karena share anda sangat bermanfaat bagi kami terimaksih.

Trik sulap menghilangkan dan mengembalikan cincin

salam bloger lama sekali tidak posting sebuah artikel kali ini admin akan posting sebuah artikel yang sedikit berhubungan dengan magic dengan judul postingan  Trik sulap menghilangkan dan mengembalikan cincin perlu diingat kembali bahwa namanya sulap hanyalah permainan yang mengelabuhi iiindra penglihatan kita didalmnya pasti ada sebuah trik. yang membuat kita merasa tercegung akan magic. jadi bukan magic beneran ya...!!

bagi anda yang hobi bermain trik sulap, saya akan share sedikit dengan trik sulap kecil yang mungkin bisa sedikit menjadi pengalaman penambahan permainan dan wawasan, sulap ini adalah bagaimana menghilangkan cincin dari sebuah tangan anda dan bagai mana proses untuk mengembalikannya :




  • langsung saja caranya adalah :
    • siapkan sebuah cincin dan sebuah topi berwarna hitam
    • kumpulkan 5 atau 10 orang untuk menjadi experimen penyaksian trik tersebut,
    • nah setelah anda mengumpulkan orang 7 orang tersebut maka langkah yang harus anda lakukan
    • bicaralah tentang sulap yang mampu meyakinkan mereka
    • nah setelah itu didalam bicara kita harus terlihat serius agar mereka tidak curiga kita main-main / becanda
    • setelah selesai berbicara langsung pegang topi anda dengan tangan sebelah kiri dan pegang cincin anda di sebelah kanan
    • dan tunjukan pada penonton, lalu cara pegang cincin tersebut dengan cara menjimpit seperti anda menjimpi beras gitu
    • tutup tangan anda yang memegang cincin menggunakan topi hitam anda maju terhadap 7 orang suruh mereka memegang dalam topi anda, dan seketika itu anda bilang kepada mereka " masih ada kan cincin ini " maka mereka pun akan memegang cincinya dan mereka pasti bilang " ada " karna cincinya masih ada
    • lakukan hal tersebut sampe di orang ke 7
    • nah diorang yang ke 7 nie, kamu harus berkerja sama, dan orang yang ke 7 ini yang akan mengambil cincin anda. dan cincin anda akan kelihatan hilang
    • setelah itu anda goyangkan bibir anda dan bukalah penutup topi anda, dan kasihkan penutup it pada penonton agar mereka percaya
    • nah untuk trik pengambilanya cincinya juga seperti itu.
    tips untuk mengambil 7 orang experiman dan orang ke 7 yang menjadi klayen anda :
    1. kerja sama trik anda pada satu orang secara rahasia dan anda, dan orang tersebut harus bersikap dan berjarak berjauhan agar penonton tidak curiga, seolah-olah anda tidak mengenalnya ke 7 orang tersebut
    2. cara memanggil orang anda harus dari sudut jiku. jadi seandenya orang pertama dari sebelah kanan. orang ke 2 dari kiri orang ke 3 dari belakang begitupun seterusnya jadi penonton akan lebih yakin kepada anda

  • semoga bermanfaat, sekian dulu  postingannya lain kali dilanjut. ok.dan jangan lupa buat sobat pengunjung dishare ya semoga bermanfaat. thanks telah berkunjung diblog yang sederhana ini ditunggu ya kunjungan baliknya.