Home » » Tata Cara Pengambilan Sampel Air secara mikrobiologi dan kimia yang baik dan benar

Tata Cara Pengambilan Sampel Air secara mikrobiologi dan kimia yang baik dan benar

Air yang tercemar sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia. apalagi jika sampai tercemar oleh bahan-bahan kimia. maka akan menimbulkan penyakit yang kronis, bahakan pada kasus terparahnya adalah mengakibatkan kematian, untuk itu bagaimana kita bisa mengetahui air tersebut tidak tercemar, kita harus melakukan uji laboratorium dan kemudian kita analisa hasil dari laboratorium dengan parameter air. berkaitan masalah tersebut admin disini tertarik ingin membahas seputaran artikel yang berjudul Tata Cara Pengambilan Sampel Air yang baik dan benar. dan pda kesempatan sebelumnya admin juga telah membahas seputaran artikel yang berjudul "Dampak Pencemaran Air Dalam Bidang Ekonomi, Estetika,Flora Fauna dan Kesehatan Manusia" jangan lupa dibaca ya?

dalam pengambilan sampel air, untuk uji laboratorium perlu diperhatikan kebersihanya, dan proses pengempakannya serta pengirimannya jika jaraknya jauh, dan cara memasukan air kedalam tempat sampel harus benar-benar sterill. karena dikuatirkan, ada bakteri /bahan-bahn kimia lain yang masuk kedalam air sampel tersebut jika tidak diperhatika dalam pengambilan sampel air.

Tujuannya dari pada pengambilan sampel air itu sendiri adalah untuk mengetahui kualitas air, utamanya baik dari segi bakteriologis, ataupun dari segi kimia terhadap kandungan-kandungan yang ada pada air utamnya. jadi dengan kita melakukan uji sampel air diraboratorium maka kandaungan bateriologi dan kimia ditempat tersebut kita bisa mengetahui layak untuk standar baku yang telah ditetapkan untuk air bersih ataukah belum memenuhi standar air bersih yang telah ditetapkan. ada beberapa macam metode pengambilas sampel air untuk lebih jelasnya mari kita simak pada postingan berikut ini :

Pengambilan Sampel Air lewat pipa kran & Sumur Pompa

Alat yang digunakan :
Botol Bersih & steril
Botol mempunyai tutup atas & mulut yg cukup lebar
Volume botol = 250 ML
Lampu Spirtus / Korek Api

Prosedur Cara Kerja
  1. Kran harus dibersihkan & disterilkan dgn lampu spirtus
  2. Botol yg mempunyai tutup yg masuk kedalam leher harus diberi kertas pelindung dan diikat dengan tali disekitar leher botol dan kemudian disterilkan
  3. lalu mulut botol juga disterilkan dengan lampu spirtus,


  4. kemudian kran dibuka, air dibiarkan mengalir sampai perkiraan 2-3 menit 
  5. isi botol tersebut dengan air 3/4 jangan sampe meluber.
  6. kemudian ujung botol dibakar untuk diseterilkan 
  7. tutup rapat botol kemudian beri label pada botol yang berisi nama pengambil sampel, waktu dan tempat pengambilan sampel, dimana kita mengambil sampel.
  8. siap dibawa ke lab.
Metode Lain Pengambilan Sampel Air lewat pipa & Sumur Pompa :
Baca juga : Parameter Pencemaran Air

Alat yang digunakan :
Alkohol 70%
Penjepit
Kapas setril
Botol tempat sampel air

Prosedur Cara Kerja
  1. buka kran air yang akan kita ambil sebagai sampel biarkan air mengalir kurang ebih selama 1/ 2 menit, setelah satu menit tutup kran kembali
  2. ambil penjepit dan kapas steril secukupnya lalu jepit kapas dengan penjepit
  3. tuangkan alkohol 70 % hingga membasahi kapas


  4. mengusap-usap bagian bibir keran dan mulut botol dengan penjepit yang udah diberi kapas yang diberi alkohol untuk mematikan bakteri


  5. menyiapkan botol dan buka keran air, ambil air secukupnya jangan sampai meluber atau 3/4 botol


  6. tutup rapat botol kemudian beri label pada botol yang berisi nama pengambil sampel, waktu dan tempat pengambilan sampel, dimana kita mengambil sampel.



  7. terakhir smpel siap untuk di kirim atau dibawa ke laboratorium.
Pengambilan Sampel Mata Air dan Sumur Gali
Alat yang digunakan :
Alkohol 70%
Penjepit
Kapas setril
Botol tempat sampel air
Tali
pemberat
Kertas Kopi

Prosedur Cara Kerja
  1. Bungkus botol tersebut dengan kertas kopi
  2. Siapkan Botol, dan ikat botol tersebut dengan tali,  serta ikat pemberatnya pada bagian bawah botol/samping
  3. ambil penjepit dan kapas steril secukupnya lalu jepit kapas dengan penjepit
  4. tuangkan alkohol 70 % hingga membasahi kapas
  5. mengusap-usap bagian bibir keran dan mulut botol dengan penjepit yang udah diberi kapas yang diberi alkohol untuk mematikan bakteri.
  6. masukan botol kedalam sumur gali, dengan catatan botol ditanamnya perlahan sehingga mulut tutup botol masuk kedalam air minimal 10 Cm. Setelah terisi penuh, botol diangkat dan sebagian isinya dibuang sehingga volume sampel air tinggal 2/3 volume. 
  7. Pada pengambilan sampel air pada mata air atau sumur gali harus diperhatikan bahwa jangan sampai botol bersentuhan dengan dinding mata air sumur. 
  8. tutup botol sampel tersebut
  9. kemudian kertas pembungkus dibuka, caranya botol dipegang dibagian bawah yg masih ada kertasnya, sehingga tangan tdk bersentuh dgn botol, lalu tali dibuka.
  10. kemudian beri label pada botol yang berisi nama pengambil sampel, waktu dan tempat pengambilan sampel, dimana kita mengambil sampel.
  11. terakhir smpel siap untuk di kirim atau dibawa ke laboratorium.
Pengambilan Sampel Air Pada Sungai


Alat yang digunakan :
Botol Bersih & steril
Botol mempunyai tutup atas & mulut yg cukup lebar
Volume botol = 250 ML
Lampu Spirtus / Korek Api

Prosedur Cara Kerja
  1. Sampel air diambil pada bagian yg mengalir dan dekat dgn permukaan air
  2. Botol yg mempunyai tutup yg masuk kedalam leher harus diberi kertas pelindung dan diikat dengan tali disekitar leher botol dan kemudian disterilkan
  3. lalu mulut botol juga disterilkan dengan lampu spirtus, 
  4. Untuk sungai yg lebar dan luas ambil sampel dari tepi ± 1 mtr dari tepi
  5.  menyiapkan botol dan ambil air secukupnya jangan sampai meluber atau 3/4 botol
  6. kemudian tutup botol dengan kencang, botol diberi label dengan mengisi : Nama, Kode, Pemeriksaan Apa, Tanggal, Jam, T4 pengambilan, jenis saran, ada pengolahan atau tidak, siapa & tanda tangan. 
  7. terakhir smpel siap untuk di kirim atau dibawa ke laboratorium.
Pengambilan Sampel Air Untuk  Pemeriksaan Kimia
  1. Sampel yang diambil ± 2 liter
  2. batas waktu Air Bersih  :  72 jam, Air sedikit tercemar : 28 jam, dan 
  3. Batas Waktu Air Kotor/Limbah : 12 jam
    Teknis Pengambilan Sampel Air  : Air Sungai, danau, sumur. 
  4. Alat yang dipakai Botol Timba
    Pengambilan Pertama air dibuatng untuk bilas / bersihx botol, 
  5. Pengambilan Ke dua  bilas tempat/jerigen, 
  6. Pengambilan ketiga  air diisi kedepan arah tempat dgn cara membalikan botol sehingga ujung pipa diluar ruang dasarnya tidak terjadi aerasi
  7. kemudian tutup botol dengan kencang, botol diberi label dengan mengisi : Nama, Kode, Pemeriksaan Apa, Tanggal, Jam, T4 pengambilan, jenis saran, ada pengolahan atau tidak, siapa & tanda tangan. 
  8. terakhir smpel siap untuk di kirim atau dibawa ke laboratorium.
Baca Artikel : Dampak Pencemaran Air Dalam Bidang Ekonomi, Estetika,Flora Fauna dan Kesehatan Manusia


Demikian Ulasan singkat mengenai Tata Cara Pengambilan Sampel Air secara mikrobiologi dan kimia yang baik dan benar, semgoga bermanfaat bagi para pengunjung semuanya dan jagan lupa untuk membaca tips-tips menarik lainya dari blog yang sederhana ini terimakasih.

0 komentar :

Post a Comment

Admin tidak selalu Online, jadi dimohon dalam berkomentar dengan baik dan benar serta sopan, jangan menautkan link aktif yang tidak relefan dengan postingan dan isi content blog.